Pembinaan Mental PNS dan SPI pada SKP Kelas I Banda Aceh Tahun Anggaran 2013
Selasa, 19 Mar 2013 22:24:38 WIB

Pembinaan Mental Pegawai Negeri Sipil dan Pemahaman Sistem Pengendalian Internal (SPI)

pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh Tahun Anggaran 2013

Banda Aceh, (09 Maret 2013) Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Mental Pegawai dan Pemahaman tentang Komitmen Sistem Pengendalian Internal (SPI). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian (Ir. Winarhadi, MM), Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Ir. Yanuar, M.Ec), Kepala Bagian Umum Badan Karantina Pertanian (Drs. Sunandi, MM) dan pegawai Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh.

Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian menyampaikan dalam paparannya tentang “ Pola Pikir Pengembangan SDM Aparatur”, bahwa kondisi yang diharapkan dari pengembangan SDM Aparatur adalah menghasilkan Pegawai Negeri Sipil yang profesional, bermoral, sejahtera, memiliki keahlian, keterampilan dan pengetahuan, memiliki kecakapan, wawasan tentang pekerjaan serta memiliki minat pada tugas jabatannya. Adapun manajemen SDM Aparatur dimulai dari perencanaan pegawai, pengadaan pegawai, penempatan dalam jabatan, penyusunan pola karier, pengelolaan kinerja pegawai, pengembangan kualitas pegawai, penegakan disiplin pegawai dan pemberhentian/pemensiunan. Diakhir paparannya beliau menyampaikan bahwa untuk mencapai pegawai negeri sipil yang berkualitas apabila pegawai mampu “ Bekerja keras , Bekerja cerdas, Bekerja ikhlas dan Bekerja Keras”.

Adapun materi “ Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP)”disampaikan oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Ir. Yanuar. M.Ec. Beliau menyampaikan tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah pada suatu instansi. SPIP adalah suatu sistem yang dapat memberikan keyakinan yang memadai agar penyelenggaraan kegiatan instansi. Tujuan SPI adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakian memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efesien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan asset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Dalam kegiatan pembinaan mental pegawai tersebut turut dilaksanakan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil terhadap 12 orang pegawai, sebagai wujud pelaksanaan amanat undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian pada pasal 26 ayat 1 “bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil pada saat pengangkatannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib mengucapkan sumpah/janji. Sumpah/janji adalah suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang ditentukan, yang diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pengambilan sumpah ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian (Ir. Winarhadi, MM), dan disaksikan oleh Kabag. Umum Sekretariat Badan Karantina Pertanian (Drs. Sunandi, MM), Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh (drh. Saifuddin Zuhri) dan Rohaniawan dari Kementerian Agama Kota Banda Aceh (H. Muhammad, MA)

Dalam kesempatan itu pula drh. Saifuddin Zuhri berpesan kepada para PNS yang diberikan amanah untuk mengemban tugas negara harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dalam pelaksanaan tugas tersebut diperlukan keiklasan, kejujuran dan tanggung jawab, sehingga akan semakin meningkatkan integritas pegawai Badan Karantina Pertanian yang ada di Provinsi Aceh. Prosesi pengambilan sumpah ditutup dengan pembacaan pernyataan resmi Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil oleh Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian.